August 24, 2006

10 Kebiasaan yang Dapat Merusak Otak

Filed under: Artikel Umum

1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2 Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan menganggu perkembangan otak.

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan
konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat
menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat
menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10 Jarang Komunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarang berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan
intelektual otak jadi kurang terlatih.
 

by  dr. Martin Leman, DTM&H

August 14, 2006

Saatnya Mengenal Terorisme Negara

Filed under: Artikel Umum

y John Pilger

Dunia terbagi dalam dua kubu yang berseteru: Islam dan “kami”. Itu adalah pesan yang terbersit dari pemerintahan-pemerintahan Barat, pers, radio dan televisi. Bagi Islam hendaknya dibaca : teroris. Ini adalah sisa-sisa dari perang dingin, ketika dunia terbagi antara “Kelompok Merah” dan kami, dan bahkan penghilangan orang adalah sah-sah saja jika dilakukan untuk pertahanan. Sekarang kita tahu, atau kita harus tahu, bahwa banyak dari hal tersebut cuma permainan kata-kata; berita-berita resmi yang dikeluarkan menjelaskan bahwa ancaman Soviet adalah hanya untuk konsumsi publik.
”Selengkapnya..>>”

August 2, 2006

Rekaman percakapan Bush dan Condoleeza Rice

Filed under: Santai....

Secretary: - Mr. President, Condoleeza Rice is here to see you.
George B. : - Good, send her in.
Secretary : - Yessir.
(Hangs up. Condi enters.)
Condoleeza: - Good morning, Mr. President.
George B. : - Oh Condoleeza, nice to see you. What’s happening?
Condoleeza : - Well, Mr. President, I have the report here about the new leader in China.
George B. : - Great, Condi. Lay it on me.
Condoleeza : - Mr. President, Hu is the new leader of China.
George B. : - Well, that’s what I want to know.
Condoleeza : - But that’s what I’m telling you, Mr. President.
George B. : - Well, that’s what I’m asking you, Condie. Who is the new leader of China?
Condoleeza : - Yes.
George B. : - I mean the fellow’s name.
Condoleeza : - Hu.
George B. : - The guy in China.
Condoleeza : - Hu.
George B. : - The new leader of China.
Condoleeza : - Hu.
George B. : - The Chinaman!
Condoleeza : - Hu is leading China, Mr. President.
George B. : - Whaddya’ asking me for?
Condoleeza : - I’m telling you Hu is leading China.
George B. : - Well, I’m asking you, Condie. Who is leading China?
Condoleeza : - That’s the man’s name.
George B. : - That’s who’s name?
Condoleeza : - Yes.
(Pause.)
George B. : - Will you or will you not tell me the name of the new leader of China?
Condoleeza : - Yes, sir.
George B. : - Yassir? Yassir Arafat is in China? I thought he was in the Middle East.
Condoleeza : - That’s correct.
George B. : - Then who is in China?
Condoleeza : - Yes, sir.
George B. : - Yassir is in China?
Condoleeza : - No, sir.
George B. : - Then who is?
Condoleeza : - Yes, sir.
George B. : - Yassir?
Condoleeza : - No, sir.
(Pause. Crumples paper)
George B. : - Condi, you’re starting to piss me off now, and it’s not ‘cause you’re black neither. I need to know the name of the new leader of China. So why don’t you get me the Secretary General of the United Nations on the phone.
Condoleeza : - Kofi Annan?
George B. : - No, thanks. And Condi, call me George. Stop with that ebonics crap.
Condoleeza : - You want Kofi?
George B. : - No.
Condoleeza : - You don’t want Kofi.
George B. : - No. But now that you mention it, I could use a glass of milk. And then get me the U.N.
Condoleeza : - Yes, sir.
George B. : - Not Yassir! The guy at the United Nations.
Condoleeza : - Kofi?
George B. : - Milk! Will you please make that call?
Condoleeza : - And call who?
George B. : - Well, who is the guy at the U.N?
Condoleeza : - No, Hu is the guy in China.
George B. : - Will you stay out of China?!
Condoleeza : - Yes, sir.
George B. : - And stay out of the Middle East! Just get me the guy at the U.N.
Condoleeza : - Kofi.
George B. : - All right! With cream and two sugars. Now get on the phone.
(Condi picks up the phone.)
Condoleeza : - Hello. Rice, here.
George B. : - Rice? Good idea. And get a couple of egg rolls, too, Condi. Maybe we should send some to the guy in China. And the Middle East. Can you get chinese food in the Middle East? I don’t know.