Fenomena PKS dan Fenomena Ghurur!!
Tadi malam (14 aug 2007) di todays dialog Metro TV, ada pembicaraan tentang fenomena PKS.
Pukul 21:43:40 di sms temen, "DARI FPKS:Ikuti Todays Dialogue mlm ini jam22 metrotv,tema:"PKS ANCAMAN BG PARTAI2 BESAR PEMILU 2009?" Mahfudz Siddiq/PKS&Burhanudin/Golkar SEBARKAN!dewi.s"
Berhubung sepupu berkunjung untuk membereskan program sistem informasi TU sekolah tempat dia bekerja, saya cuma bisa nonton bagian akhir dari acara itu.
Setelah Pilkada DKI, para pakar maupun masyarakat menyatakan kesalutannya terhadap PKS. Bekerja sendirian, tapi mampu mencapai 42% lebih suara. Dimusuhi 20 partai, KPUD, kiai-kiai kampung yang memfitnah PKS sebagai GAM (Gerakan Anti Maulid) dan anti Tahlilan, RI1&RI2 (penunjukan Prijanto konon dari RI1. RI2? Jelas-jelas berpihak pada Foke), didemarketing dengan isu penegakkan syari’at, dll. Masih bisa meraih suara 42% lebih. Bukan cuma itu, lihat siapa calon yang diusung PKS? Seberapa terkenalkah Adang Darajatun sebelum 2007? Sangat sedikit yang mengenal. Lalu siapa Adang Darajatun? Mantan Wakapolri. Seorang polisi! Profesinya dibenci oleh masyarakat karena prilaku yang kotor dalam bertugas. (Oknum siiih…. tapi kok oknum bisa jadi mayoritas ya? Gimana masyarakat ga tergoda untuk menggeneralisasi).
Intinya? Setelah menghadapi rintangan dan tantangan menghadang, PKS….. kalah dalam pemilu. Kalah tapi dengan kepala mendongak. 42% lebih bo!
Itulah alasan PKS jadi buah bibir masyarakat.
Lalu bagaimana kadernya pasca kekalahan? Hmm… let’s see…. setelah berinteraksi dengan beberapa kader PKS, juga melihat-lihat internet sana-sini… jangan salahkan saya kalau saya mengambil kesimpulan bahwa kader PKS sedang terjebak dalam ghurur, dalam ujub, bahkan rasa sombong atas raihan suara PKS (sekali lagi jangan salahkan saya. Kalau benar, itu dari Tuhan, kalau salah, itu dari syetan yang membisikkan yang salah-salah. Salahin setan aja :p).
Kader sedang sibuk mengembangkan kupingnya lebar-lebar, ingin mendengar setiap pujian yang disampaikan orang-orang tanpa luput. Setiap acara di JakTV atau dari Metro TV atau stasiun televisi lain yang membahas tentang PKS, akan cepat tersebar di kalangan kader. Mereka saling menginformasikan agar jangan sampai acara itu terlewati. Kader sedang sibuk membuka matanya lebar-lebar atas pemberitaan di koran atau internet yang menyatakan kesalutannya atas fenomena PKS.
Bangga!!! PKS dipuji dan kadernya bangga. Walau entah seberapa besar peran seorang kader dalam memperjuangkan kemenangan PKS dalam pilkada kemarin, kader tersebut akan sangat sangat bangga dengan sanjungan terhadap PKS. Kepada teman-temannya, kader tersebut memperbincangkan fenomena PKS, berharap ada pujian dari mereka.
Teruslah seperti itu, agar PKS terperosok jauh pada 2009. Lupakanlah fenomena Hunain. Kesombongan telah mengalahkan hamasah, tawakal, dan roja’ kepada Allah SWT. Lalu kwantitas yang unggul itu hanya menjadi buih.
Ingin rasanya saya teriakkan ke setiap telinga kader PKS agar tidak terlena akan fenomena ini. KARENA BUKAN UNTUK INI KITA BERJUANG!!!! INGAT, KITA INGIN AGAR KALIMAT ALLAH TEGAK DI MUKA BUMI. BAGAIMANA MUNGKIN KITA BANGGA, TERSANJUNG, SEDANGKAN KALIMAT ALLAH BELUM MENGGAUNG DI JAKARTA INI???? Kita berjuang untuk li’ila-i kalimatiLlah! Bukan agar perolehan suara kita mengejutkan para pengamat politik!
Ayyuhal Ikhwan…. Kembali lah kepada agenda kalian semula.
o> Teruskan perjuangan kalian untuk mensejahterakan ummat dengan baksos-baksos kalian, dengan layanan kesehatan gratis kalian, yang tidak seberapa sering diadakan.
o> Teruskan perjuangan kalian untuk mencerdaskan ummat dengan bimbel-bimbel gratis yang diberikan kepada putra-putri warga yang masih sekolah. Teruskan program beasiswa kalian yang tak seberapa.
o> Teruskan perjuangan kalian untuk mensolehkan masyarakat dengan majlis-majlis ta’lim kalian, TPA, Remaja Masjid, Rohis-rohis di SMU dan Universitas….
Teruskan agenda-agenda kalian yang lain! Berhentilah membicarakan "bagaimana hebatnya kita atas pengepungan orang2 yang dengki kepada dakwah kita", dan tataplah program-program real! Ummat masih miskin. Ummat masih bodoh. Ummat masih jauh dari syari’at Islam. Kita dihadirkan untuk membangkitkan ummat, bukan untuk sibuk mengagumi kerja kita!!!
Allahu’alam bish-showab.
—–
Silakan baca juga http://andaleh.blogsome.com/2008/05/12/antara-ajakan-primer-dan-sekunder/

Alhamd,semoga merupakan taujih yang berharga untuk kader PKS,tapi saya yakin dan tsiqoh bahwa kader PKS punya niat suci dan jauh lebih bernilai daripada kebanggaan tsb, kalaulah kemarin mendapatka pujian,ini hanyalah basyiro yang lebih menyemangati mereka untuk berjuang.
Comment by ari — August 22, 2007 @ 2:59 am
Ada tulisan yang menarik untuk kader-kader PKS. Mungkin ikhwah-ikhwah semua bisa membaca Hiyatullah edisi Agustus halaman 52-53. Ada sebuah artikel yang berjudul ” Tausiyah Untuk PKS” semoga bisa jadi masukan. Partai Dakwah harusnya menjadi perekat bukan pengerat. Kasihan ummat di bawah yang di bawa-bawa kemana-mana. Ingat peristiwa gempa di Jogja dan Klaten, beberapa aktivis PKS “di damprat” oleh warga karena hanya mondar-mandir keliling kampung lengkap dengan bendera PKS tanpa melakukan aksi apapun. Belum wkatunya kampanye Saudaraku….
Comment by abdillah — August 25, 2007 @ 11:30 am
kalo menang nanti jangan lupa dengan agenda penegakan syariahnya dan jangan sampai melakukan politik dagang sapi dengan parpol lain. Ingat Rasul tidak pernah melakukan tawar menawar dengan orang non muslim.ingat hadist yang mengatakan bahwa janganlah kita membuat perjanjian dengan orang2 kafir karena sesungguhnya mereka selalu berbuat kecurangan
–
Zico wrote:
Hadits yang mana ya? Emang perjanjian hudaibiyah itu gimana?
Comment by erwin — September 4, 2007 @ 3:58 am
AsslmW. taujih yang bagus. semoga dengan ini kita semakin bisa untuklebih berbenah guna membenahi dunia ini yang semakin tidak terarah, terperosok ke dalam jurang ke-JAHILIYAAN. Tetap berjuang Sudara/i2 Ku. hingga kebenaran ini dan kalimat 4JJ 1 ini tegak di muka bumi. 4JJ 1 AKBAR.
Comment by zul indra — September 7, 2007 @ 10:00 am
yah, teruslah berbenah. tidak bisa men-generate semua jika da oknum yang salah, kemudian organisasinya yang disalahkan. Adakah gerakan Islam yang berdakwah (juga) di ranah politik yang cara dan efektifitasnya lebih baik dari PKS? jika ada itu patut kita contoh. Jika tidak ada, maka mari kuatkan bangunan dakwah ini dengan memberi masukan yang baik. Untuk ikhwah abdillah, setahu saya (yang juga mengikuti aktivitas pasca gempa di Jogja-Klaten), apa yang antum bilang kasuistik saja. Lebih banyak yang nerima dan mengakui kinerjanya (insya Allah). Memang ada yang menyebarkan isu2 seperti itu, apalagi JOGJA, markas dakwah berbagai organisasi. Jadi marilah dicek ricek dulu… btw, makasih sarannya
Comment by abdullah kader PKS JOGJA — September 20, 2007 @ 9:53 am
alhamdulillah, semoga menjadi renungan bersama. setelah saya amati setiap uraian statment anda diatas, sebenarnya siapa ya yang ingin pujian?dan ingin membanggakan diri? saudaraku sebelum bertindak coba berfikirlah dengan jernih. ok sukses buat anda semoga apa yang anda katakan tentang kader PKS diatas bukan dari cerminan diri anda!yang ingin ujub dan kesombongan diri anda!!!!
Comment by simpatisan — October 30, 2007 @ 3:55 am
mari kita jaga terus rasa saling sayang menyayangi diantara ikhwah kalopun ada perbedaan pendapat janganlah mengurangi rasa itu. terima dengan ikhlas setiap perbedaan karena yang benar datangnya dari Allah…benahi diri pererat ukhuwah,allahu akbar
Comment by setiawan — November 14, 2007 @ 1:45 am
Selamat! Tetap bermujahadah hati & Raga! Teruskan Perjuangan! sampai tegaknya Laa ilaha ilallah dengan syari’at Islam.
Comment by gun gun — December 16, 2007 @ 8:29 pm
alhamdulillah, seperti inilah nkmatnya menjadi muslim senantiasa saling mengingatkan. semoga PKS tetap istiqomah dan dapat mengemban amanah dengan baik. tetap berjuang saudaraku “HARAPAN ITU MASIH ADA”
Comment by kader solo — June 20, 2008 @ 9:42 am
” Apakah kamu mengira bahwa kamu kan masuk surga padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang2 sebelum kamu?….”(Al Baqarah : 214 ).Wahai saudaraku rahimakumullah, pahit dan manis silih berganti,janganlah bersedih jika ditimpa musibah dan janganlah tinggi hati jika diberi kesenangan. Kembalikanlah lagi kepada ALLAH Yang Maha Rahman.Kami percaya kepada kalian saudaraku sesama muslim, bukan saatnya saling mencela sesama muslim,karena energi kita akan habis terkuras untuk hal-hal sepele. tetap semangat wahai kader PKS! Allahu Akbar !
Comment by Muslim Banten — July 25, 2008 @ 11:50 am
Subhanallah, islam itu indah ya….
Comment by Kader pd. betung — November 13, 2008 @ 6:13 am