September 15, 2009

Jangan Sia-siakan Kesempatan

Sejatinya, kesempatan baik itu ada dua jenis. Pertama, kesempatan baik yang apabila tidak termanfaatkan, tidak akan membuat orang yang mendapatkan peluang itu menjadi rugi. Kedua, kesempatan yang apabila tidak termanfaatkan, akan membuat orang yang mendapat kesempatan itu menjadi rugi.

Contoh kesempatan jenis pertama: seseorang berbelanja di tokok andaleh-mart. Karena nominal belanja mencapai seratus ribu rupiah, orang tersebut mendapatkan kesempatan untuk membeli 1 kg gula dengan harga murah hanya sebesar Rp 500. Tapi kesempatan itu tidak diambilnya. Dan orang tersebut tidak rugi apa-apa. Itu lah contoh kesempatan jenis pertama.

Kemudian, apabila ada seseorang berada dalam bahaya, maka kesempatan untuk keluar dari bahaya adalah kesempatan jenis kedua. Misalnya pada peristiwa penyanderaan oleh sekelompok penjahat, tersandera memiliki peluang untuk kabur. Tapi peluang itu tidak diambilnya atau gagal dimanfaatkan. Maka tersandera itu pun menjadi rugi.

Dalam hadits yang cukup kita kenal, bahkan hadits ini menjadi syair lagu bagi tim nasyid Raihan, terdapat nasihat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan. Untuk menyegarkan ingatan kita, hadits itu berbunyi:

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara : Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, Hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR Imam Hakim dalam kitab al-Mustadrak.)

Kesempatan yang ada dalam hadits di atas adalah kesempatan jenis kedua. Mengapa? Karena pada dasarnya manusia itu berada dalam keadaan merugi. Dan lima perkara itu menjadi jalan bagi manusia untuk keluar dari keadaan merugi. Yaitu dengan cara memanfaatkan masa muda, masa sehat, masa kaya, masa luang, dan masa hidup untuk beramal sholeh serta saling menasehati dalam hal kebaikan dan kesabaran.

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (Al-Ashr:1-3)

*****

Kemudian, ada hadits riwayat Al-Hakim lainnya yang berhubungan dengan kesempatan jenis kedua.

"……Sesungguhnya Jibril telah datang kepadaku lalu berkata,’ Celakalah orang yang mendapatkan bulan Ramadhan, tetapi ia tidak diampuni,’ maka aku berkata, ‘Amin’. Lalu ketika aku menaiki tangga kedua dia berkata,’ Celakalah orang yang mendengar namamu disebut, tetapi ia tidak bersholawat atasmu.’ Maka aku berkata, ‘Amin’. Ketika aku menaiki anak tangga ketiga, ia berkata,’ Celakalah orang yang menjumpai kedua ibu bapaknya yang telah tua atau salah satu dari keduanya, tetapi mereka tidak dapat memasukkannya ke dalam surga.’ Aku berkata,’Amin’." ( HR Hakim )

Pada hadits ini, ada tiga kesempatan yang apabila tersia-siakan maka orang yang mendapat kesempatan itu menjadi celaka. Yaitu kesempatan mendapatkan ampunan di bulan Ramadhan, kesempatan bersholawat ketika nama Rasulullah disebut, dan kesempatan berbuat baik kepada kedua orang tua yang telah renta agar mendapatkan surga Allah swt.

*****

Segala kesempatan berbuat baik yang kita dapatkan haruslah dimanfaatkan dengan segera mungkin.

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa," (QS Ali-Imran : 133)

Karena selain kesempatan itu mudah hilang, juga ada kemungkinan membatunya hati kita dikarenakan malas yang terpelihara untuk segera memanfaatkan kesempatan itu. Ini terjadi pada Ahli Kitab sebelum umat ini. Telah datang hidayah kepada mereka berupa Al-kitab, namun mereka menunda-nunda untuk memanfaatkan kebenaran itu sehingga hati mereka keras.

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS 57:17)

Tidak semua orang mendapatkan hidayah. Ketika hidayah itu datang, maka itu adalah kesempatan yang diberikan Allah swt pada kita untuk mengikuti petunjuk itu. Tetapi kalau kita bermalas-malasan mengikuti petunjuk yang telah Allah berikan, maka hati kita kemungkinan akan membatu. Atau akhirnya kita tidak lagi memiliki kesehatan, waktu muda, harta, kelapangan, atau pun kehidupan untuk mengikuti hidayah yang telah Allah berikan.

*****

Kini, kita harus introspeksi atas peluang besar untuk mendapatkan ampunan yang sedang kita dapatkan, yaitu bulan Ramadhan. Bagaimana kita menjalankan aktifitas di bulan Ramadhan? Apakah dengan berleha-leha dan santai-santai saja atas berita baik tentang rahmat, ampunan, dan tertutupnya pintu neraka? Apakah kita membiarkan waktu menggerogoti kesempatan ini detik demi detik, hingga ketika Ramadhan ini berakhir kita gagal menyandang gelar muttaqin? Apakah ampunan Allah semakin menjauh karena kita sendiri yang menjauhinya?

Celaka… celaka lah kita bila gagal memanfaatkan bulan Ramadhan untuk mendapatkan ampunan dari Allah swt. Belum tentu kita mendapatkan bulan Ramadhan tahun depan. Dan ya, memang, di bulan lain kita bisa mendapatkan ampunan. Tapi bila di bulan yang penuh ampunan saja kita gagal mendapatkan maghfiroh dari Allah, lalu bagaimana dengan di bulan yang biasa?

Allahumma innaka ‘afuwwun kariim. Tuhibbul ‘afwa fa’fuanna.
Asyhadu an laa ilaaha illallah. Astaghfirullah. Inni as’alukal jannah. Wa’audzubika minannaar.

—–

Menjelang hari raya idul fitri, Zico Alviandri dan keluarga mengucapkan minal aidin wal faidzin. Taqobalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin, atas semua kesalahan yang kami sengaja atau punt tidak. :)

Aktifitas blogging mungkin berhenti sementara, dilanjutkan setelah Ramadhan. Kecuali kalau ada inspirasi yang sangat bagus untuk ditulis :D

38 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://andaleh.blogsome.com/2009/09/15/jangan-sia-siakan-kesempatan/trackback/

  1. No comment…

    Selamat idul Fitri juga, minal aidzin walfaidzin

    Comment by dedekusn — September 15, 2009 @ 4:11 am

  2. Met Idul Fitri bang
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam

    Comment by HumorBendol — September 15, 2009 @ 7:06 am

  3. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    Comment by KangBoed — September 15, 2009 @ 10:37 am

  4. HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRR

    Semangat kangboed…!!! :D

    Comment by KangBoed — September 15, 2009 @ 10:38 am

  5. Tertunduk ku dimalam ini
    Terdiam mencoba berucap nada CINTA
    Alunan Zikir alam semesta sayup terdengar
    menyapa mesra diri lemah tiada daya
    kudengungkan dalam qolbu terdalam
    Nyanyian pengagungan dan penyembahan
    Hadirkan diri dalam CINTA membara
    Perlahan tapi pasti getar menyambut
    Bagaikan gelombang membuat diri tergetar
    Hanyut sudah dalam buaian syahdu
    Diri hilang lenyap dalam pangkuanNYA
    Terang benderang padang terawangan..
    hilang.. lenyap.. tiada keberadaan..

    nikmatnya..

    Comment by KangBoed — September 15, 2009 @ 10:40 am

  6. mohon maaf lahir batin juga,
    salam :)

    Comment by azzaam — September 15, 2009 @ 4:37 pm

  7. Salam kenal dulu mas…. mohon maaf lahir bathin juga ya mas…

    Salam kenal juga :)

    Comment by Oelil — September 15, 2009 @ 5:19 pm

  8. Jika ada kesempatan baik yang tidak dimanfaatkan, lalu orangnya tidak rugi apa-apa, menurut ana itu bukan kesempatan baik. Karena yang namanya kebaikan, jika tidak kita manfaatkan pasti akan mendatangkan kerugian, walaupun pada zhahirnya dia tidak kehilangan apa-apa. Jika ibu yang dapat voucher gula pasir di atas tidak memanfaatkan kesempatan baiknya (asal gula pasir cuma Rp 500 pr kg, bukan sekedar potongan sedikit saja, misal Rp 9000 ), maka dia sudah rugi karena gula pasir adalah kebutuhan yang pasti, atau jika dia mau beramal dia bisa menyumbangkan gula pasir tersebut pada orang yang membutuhkan, bayangkan berapa untung pahala dia, dengan uang Rp 500 dia sudah bisa bersedekah senilai dengan Rp 10.000. Tidakkah ia rugi???

    Hmm… betul betul betul…

    Comment by Akhuka fillah — September 16, 2009 @ 12:47 am

  9. Tausiahnya mantap dan mencerahkan..
    Sungguh terima ksih untuk semuanya

    Selamat lebaran

    Ingat yang ini ya !

    Hari lebaran,
    makanan luberan,
    kesehatan leburan,
    dokter liburan ….
    Makanya !
    Dijaga makannya …
    biar sehat selalu …

    hehe… bapak bisa aja :D

    Comment by kabasaran — September 16, 2009 @ 5:35 am

  10. met menyambut hari kemenangan ya sahabat
    salam hangat tuk keluarga besarmu dari blue
    salam hangat selalu

    Salam hangat kembali :)

    Comment by dobleh yang malang — September 16, 2009 @ 2:54 pm

  11. Mohon maaf lahir batin juga kang, semoga kita dapat selalu bersikap arif dalam menyikapi kesempatan yang dibukakan di jalan kita.. Amiin.. :D

    Amiin

    Comment by Azhar — September 16, 2009 @ 4:31 pm

  12. kalau kata pepatah kesempatan tidak datang 2 kali..
    salam,

    Salam kembali. Mohon maaf lahir dan batin :)

    Comment by andif — September 16, 2009 @ 11:29 pm

  13. postingan yg indah, sahabatku

    Met Hari Raya dul Firi 1430 H
    Minal aidin wal faidzin

    Taqobalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin :)

    Comment by achoey — September 17, 2009 @ 4:21 am

  14. kesempatan kita tingal dua hari lagi, semoga menjadi hari terindah dalam romadhon dipenghujung hari.

    mohon maaf lahir batin TaqobaLLahu minawaminkum..taqobaLLahu ya karim

    Amiin. mohon maaf dan batin juga. :)

    Comment by kawanlama95 — September 17, 2009 @ 4:51 am

  15. happy ied’l fitri, mudahan kita bertemu dalam kefitrian sebagai manusia yang baru…:-)

    Amiin. Mohon maaf lahir dan batin :)

    Comment by gwgw — September 17, 2009 @ 5:23 am

  16. suka sama la9una reihan demi amsa..
    jadi n9i9etin..

    meT hari raYa iduL fiTri yaa… :)

    Selamat hari raya idul fitri juga :)

    Comment by wi3nd — September 17, 2009 @ 6:36 am

  17. kesempatan…hhhmmmm bukannya hidup ini kesempatan demi kesempatan…dan kesempatan itu yg membawa manusia pada sebuah takdir….hehehhehe maaf klo salah maklum saya jauh dari mengerti tentang agama…

    Salam Kenal

    Met idul fitri mohon maaf lahir dan batin

    Comment by Miranda — September 17, 2009 @ 7:30 am

  18. Kesemptan itu bahkan tidak pernah terjadi 2 kali
    gunakan kesempatan yang ada sebaik mungkin
    apa yang bisa kita kerjakan bhari ini kerjakanlah
    jangan tunggu hari esok.

    Taqabbalallahu minna waminkum
    shiyaamana wa shiyaa makum

    mohon maaf lahir dan bathin

    Taqobal ya kariim. Mohon maaf lahir dan batin :)

    Comment by abifasya — September 17, 2009 @ 7:44 am

  19. yahh lupa deh mau nanya abis nyari identitas lengkap gak ketemu.
    di link ada sd it attaufiq walau linknya gak nyambung, sebenrnya zico teh org bigir bukan ?

    Link nya dipasang ya ?
    biar shilaturrahmi kita makin erat

    Loh iya tuh… link sdit at-taufiq udah gak ada lagi. Itu permintaan sepupu. Dia pernah kerja di situ, terus buat blog sdit at-taufiq. Sekarang dia gak kerja di sana lagi. Aku remove ya link sdit at-taufiq. Gantinya, link abifasya ;)

    Comment by abifasya — September 17, 2009 @ 7:46 am

  20. di jelang akhir ramadhan ini..
    oRiD + Keluarga mengucapkan..
    selamat IDUL FITRI 1430 H..
    maaf lahir bathin..

    Sama-sama. Mohon maaf lahir dan batin juga.

    Comment by oRiDo™ — September 17, 2009 @ 7:53 am

  21. haddiirirr….

    Meniti Ramadhan mengurai khilaf… menyongsong fitri menuai maaf…
    Mengharap tiada tersisa khilaf dan dosa Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum
    Selamat Idul Fitri sahabatku sayang….
    Mohon Maaf Lahir dan Batin

    cu……….

    Taqobbal ya kariim :)

    Comment by perigitua — September 17, 2009 @ 8:51 am

  22. mohon ma’af lahir dan batin, blogwalker.. jalan-jalan sore akh..

    Ini akh gaza? Tukeran link atuh… :)

    Comment by eson — September 17, 2009 @ 9:14 am

  23. blue datang bang……………………..dah buka puasa yah hehehe………
    salam hangat selalu
    makasih ya dah mampir ke blue…….heheh blue kan suka keburu buru kalau ngetik heheh…………..makasih love u full

    Comment by dobleh yang malang — September 17, 2009 @ 10:53 am

  24. Selamat idul fitri.
    Semoga kita semua keluar sebagai pemenang setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
    Mohon maaf jika selama ini ada salah dan khilaf.
    Taqoballahuminna wa minkum. Minal aidzin wal faizin.

    Jangan lupa zakat fitrahnya!

    Comment by alamendah — September 17, 2009 @ 2:51 pm

  25. Assalamu’alaikum,
    Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum (Dewi Yana)

    Comment by Dewi Yana — September 17, 2009 @ 3:02 pm

  26. selamat hari raya idul fitri

    Comment by edylaw — September 17, 2009 @ 10:44 pm

  27. mohon maaf lahir dan bathin

    Comment by websmaster.info — September 17, 2009 @ 10:51 pm

  28. Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    Comment by KangBoed — September 18, 2009 @ 4:00 am

  29. Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

    Ampun kang booeed… nteu ngartos pisan… Harus nanya ke istri dulu ini :D

    Comment by KangBoed — September 18, 2009 @ 4:01 am

  30. ternyata kita sebenarnya punya banyak kesempatan untuk berbuat baik dan memperbaiki diri…
    maaf lahir batin ya

    Sama sama. Mohon maaf lahir dan batin juga :)

    Comment by jack — September 18, 2009 @ 11:16 am

  31. Ramadhan kan kembali berlalu, meninggalkan kisah syahdu
    Betapa masa kan tersia jika hati masih terbalut noda.
    Minal Aidin Wal Faidzin ..
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H ..

    Iklan Baris

    Comment by Iklan Gratis — September 19, 2009 @ 2:51 pm

  32. TIME is OUT
    SCORE= 0:0

    Comment by alamendah — September 19, 2009 @ 5:27 pm

  33. Lisanku tak luput dari salah ucapan
    Hatiku tak lepas dari salah dugaan
    Taqabbalallahu minna wa minkum,
    Taqabalallahu ya karim,
    Shiyamana wa shiyamakum,
    Kullu amin wa antum bikhair,
    Minal ‘aidin wal faidzin,
    Mohon maaf lahir dan bathin.

    Salam hangat dari Pekalongan.

    Comment by dasir — September 20, 2009 @ 7:27 am

  34. Met lebaran, mohon maaf lahir dan batin

    Comment by yangputri — September 21, 2009 @ 2:07 pm

  35. Assalamu’alaikum,
    Allah beberapa kali bersumpah dengan waktu di dalam Al-Quran.Allah memperingatkan kita tentang pentingnya waktu. Waktu yang kita miliki harus kita isi dengan amal baik yang dilandasi iman ( QS Al-Ashr ), bila tidak, kita akan merugi.
    Semoga kita bisa mengisi waktu dengan sebaik-baiknya. Amin.

    Selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin.

    Wassalam

    Comment by Abdul Aziz — September 26, 2009 @ 10:00 am

  36. mohon maaf lahir dan batin

    Comment by aji — September 29, 2009 @ 4:35 am

  37. jadi inget bukunya RA Kartini,,habis gelap terbitlah terang,,,kisah nabi yunus di perut ikan paus juga mirip,,,

    Comment by mel — September 29, 2009 @ 9:04 am

  38. maaf lahir batin ya, mas.
    taqabbalallahu minna wa minkuum, semoga Allah menerima semua amalan kita…

    semoga kita bukan termasuk orang2 yang merugii… Allhuma amiin…

    Comment by hafid algristian — October 10, 2009 @ 3:02 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>